Senin, 27 Oktober 2014

Rumah diatas pohon

Papua adalah salah satu provinsi terluas di Indonesia,tidak hanya terkenal dengan kekayaan flora dan fauna, Papua memiliki suku-suku asli yang memiliki kehidupan menarik dan unik. Salah satunya adalah suku pedalaman asli papua yang hidup dan tinggal di rumah pohon setinggi hingga 50 meter yang dikenal dengan nama Suku Korowai.Suku ini adalah salah satu suku di daratan Papua yang tidak menggunakan koteka.
j
Suku Korowai mendiami wilayah Kaibar, Kabupaten Mappi, Papua. Suku Korowai baru ditemukan oleh misionaris Belanda pada tahun 1974. Sebelumnya, mereka benar-benar tidak mengenal orang diluar kelompoknya. Tidak seperti suku lain yang membangun rumah Honai sebagai tempat hunian, mereka justru tinggal di rumah pohon.
Suku Korowai tinggal di rumah pohon setinggi mulai 15 hingga 50 meter. Mereka membangun rumah di atas pohon untuk menghindari binatang buas dan gangguan roh jahat. Mereka percaya bahwa, semakin tinggi rumah mereka, semakin jauh dari gangguan roh-roh jahat.
a
Bahan yang digunakan untuk membuat rumah pohon berasal dari hutan dan rawa di sekitar mereka, seperti kayu, rotan, akar dan ranting pohon. Rumah pohon suku Korowai sangat alamiah. Semua bahan terbuat dari alam, kerangka terbuat dari batang kayu kecil-kecil dan lantainya dilapisi kulit kayu. Dinding dan atapnya menggunakan kulit kayu atau anyaman daun sagu. Untuk mengikat, semua menggunakan tali. Semua proses pembuatan rumah dilakukan dengan menggunakan tangan. Barang logam satu-satunya yang ada adalah parang atau kapak yang biasa mereka gunakan untuk berburu.
i
Pada tahun 2011, Suku Korowai pernah muncul dalam film dokumentasi BBC Human Planet. Dalam film tersebut, suku Korowai menunjukkan bagaimana mereka membuat rumah pohon. Bahkan salah satu usaha ambisius mereka tunjukkan dengan membangun rumah pohon setinggi 114 meter dalam waktu 2 minggu!



g

e 

f 

h 

b
c

Jumat, 10 Oktober 2014

Rumah Tahan Gempa ,keren lho.....

Bencana alam memang hal yang tidak kita inginkan,dengan adanya bencana alam semua bisa memporak-porandakan semuanya.Contohnya saja bencana gempa bumi,Gempa adalah fenomena getaran yang dikaitkan dengan kejutan yang terjadi pada kerak bumi.Walaupun gempa tidak dapat kita prediksi, namun kita dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkannya dengan cara membangun rumah tahan gempa.Tahukah anda musibah gempa yang menimpa wilayah Yogyakarta dan sekitarnya ternyata ada hikmahnya yaitu dibangun rumah tahan gempa atau bisa disebut rumah Dome.Rumah Dome dibangun oleh sebuah LSM sebagai pengganti rumah-rumah warga yang hancur karena gempa Jogja 27 Mei 2006. Kompleks rumah dome berjumlah 80 buah. Tepatnya berada di Dusun Nglepen, Prambanan Yogyakarta.

g
Rumah dome pemberian Amerika tersebut bisa menjadi alternatif bangunan tahan gempa, mengingat Indonesia merupakan negara rawan gempa.Rumah ini berbentuk setengah lingkaran. Meski setengah lingkaran, di dalamnya luaaaaas loh.Karena bentuknya yang setengah lingkaran  itu mirip seperti rumah Teletubbies, serial boneka yang lucu dari Inggris.Rumah Dome lebih tahan gempa loh Kawan. Ini karena konstruksi lebih kuat.
j
h
f
Di kompleks teletubbies ini juga terdapat berbagai fasilitas pendukung perumahan seperti sarana bermain, masjid, ruang pameran, dan fasilitas-fasilitas lain yang juga berbentuk setengah bola.  Keren kan!
e
d

Kompleks Rumah Dome kemudian menjadi obyek wisata menarik yang banyak dikunjungi. Selain berwisata, Kompleks rumah teletubbies ini juga menjadi tujuan obyek study, field trip, atau wisata minat khusus bagi para mahasiswa atau pelajar.
Apakah anda penasaran dengan rumah tahan gempa ini?  Kunjungi saja langsung ke lokasinya….
Referensi liburan menarik untuk keluarga anda.